Halo pada posting kali ini saya akan menjelaskan urutan pengerjaan operator aritmatika pada operator PHP. Bagi yang lupa apa yang dimaksud dengan operator aritmatika dan apa saja operator aritmatika yang terdapat pada PHP dapat membaca posting dengan judulMenggunakan operator aritmatika pada PHP.
Misalkan terdapat script PHP sebagai berikut :
<?php
$x = 1+2*3-4;
echo “$x”;
?>
$x = 1+2*3-4;
echo “$x”;
?>
Menurut kamu berapa nilai x pada variabel $x ?. Mungkin kebanyakan dari kamu berpendapat bahwa nilai variabel $x adalah 5, yang benar adalah 3. Kok bisa begitu ? bingung kan, karena rumus diatas oleh PHP dibaca sebagai berikut 2*3+1-4. Kok bisa pasti begitu pertanyaan yang kamu ajukan berikutnya. Jadi double bingung dech
. Karena PHP menganggap operator perkalian memiliki prioritas lebih tinggi daripada operator penambahan dan pengurangan makanya PHP mengerjakan operator perkalian lebih dahulu daripada operator penambahan dan pengurangan. Bahasa keren prioritas operator aritmatika ini adalah precedence of arithmetic operators.
Berikut ini tabel precedence of arithmetic operator dari PHP.
Prioritas
|
Operator
|
Keterangan
|
Tertinggi
|
()
|
Operator yang terdapat pada tanda kurung akan dihitung lebih dahulu.
|
Nomer dua
|
* / %
|
Operator berikut ini akan dijalankan setelah operator yang terletak di tanda kurung. Apabila terdapat lebih dari satu operator, maka urutan pengerjaannya dilakukan mulai dari kiri sampai kanan.
|
Nomer tiga
|
+ -
|
Operator ini merupakan operator terakhir yang dijalankan oleh PHP setelah operator yang terletak di tanda kurung dan operator * / %. Apabila terdapat lebih dari satu operator, maka urutan pengerjaannya dilakukan mulai dari kiri sampai kanan.
|
Contoh apabila kamu menginginkan nilai variabel $x pada script PHP diatas bernilai 5 maka kamu perlu memberikan sepasang tanda kurung pada operator + sehingga script PHP diatas menjadi sebagai berikut :
<?php
$x = (1 + 2) * 3 – 4;
echo “$x”;
?>
$x = (1 + 2) * 3 – 4;
echo “$x”;
?>
0 komentar:
Posting Komentar