Social Icons

Pages

Featured Posts

Selasa, 08 Mei 2012

KONSEP KERJA PHP


Konsep Kerja PHP

Konsep atau cara kerja HTML itu sangat sederhana, yaitu berawal dariclient yang memanggil berdasarkan URL (Uniform Resource Locator) melaluibrowser, kemudian browser mendapat alamat dari web server, yang nantinya akan memberikan segala informasi yang dibutuhkan web browser. Web browser yang sudah mendapat informasi segera melakukan proses penterjemahan kode HTML dan menampilkannya ke layar pemakai.
Konsep HTML
Konsep HTML
Hampir sama denga konsep kerja HTML, konsep kerja PHP
hanya perlu penterjemahan khusus untuk kode-kode PHP yang nantinya akan diterjemahkan oleh mesin PHP ke kode HTML terlebih dahulu sebelum diterjemahkan browser untuk ditampilkan di layar klien. Untuk lebih jelasnya lihat skema yang ada untuk membandingkan konsep kerja HTML dengan PHP.
konsep PHP
konsep PHP

PHP dan DATABASE
Salah satu kelebihan yang ada pada PHP yaitu mampu berkomunikasi dengan database yang beraneka ragam. Maka, PHP bisa menampilkan isi database dengan dinamis dan mudah diimplementasikan, sehingga membuat PHP disebut sangat cocok untuk membuat web yang paling dinamis.
Sampai saat ini, PHP sudah dapat berkomunikasi dengan berbagai macam database dengan kelengkapan yang berbeda-beda, diantaranya :
  • MySQL
  • MSQL
  • Oracle
  • Inges
  • Ms Access
  • InterBase
  • DBM
  • Informix
  • FilePro (Personix, Inc)
  • Sybase, dan
  • PostgreSQL.
Itu tadi sedikit penjelasan tentang konsep kerja PHP dan hubungan PHP dengan Database, semoga bermanfaat bagi semuanya.

Cara Kerja PHP


Cara Kerja PHP

Dalam mempelajari web programming, diperlukan suatu server side programming. Sebenarnya ada banyak sekali server side programming yang ada seperti PHP, Perl, Ruby, Phyton, Java Server Pages, ASP, Lasso, dan WebDNA. Namun kali ini kita akan membahas tentang PHP. Kenapa PHP? Karena menurut saya inilah server side programming yang paling banyak digunakan. Selain dapat diperoleh secara gratis, PHP juga kompatibel dengan benyak database seperti MySQL, Oracle, DBM, MSSQL, Ms Access, dan Sysbase.
PHP merupakan singkatan dari PHP (Personal Home Page) Hypertext Prepocessor. PHP pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995, dan pada saat itu namanya adalah FI (Form Interpreter) dan digunakan untuk mengolah data form dari web.Dengan menggunakan PHP kita dapat membuat web dinamis. Script PHP bisa terpasang pada HTML secara langsung dan sebagian besar scriptnya mirip dengan bahasa C, Java, dan ASP. Jadi bagi yang sudah mahir dengan Java ataupun C mungkin tidak perlu waktu yang lama untuk mempelajari PHP.
Cara kerja PHP kurang lebih seperti ini

Jadi pada awalnya Browser dari klient merequest suatu halaman web kepada server. Kemudian web server memproses request dari browser dengan PHP dan database yang diperlukan dan mengembalikan ke browser client sebagai script HTML dan Javascript. Jadi pada saat sampai ke browser client sudah tidak ada lagi script PHP

PHP DAN MYSQL DASAR


PHP DAN MYSQL DASAR
Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba melakukan operasi – operasi dasar pada PHP MySQL.
1. Membuat koneksi
<?php
$hostmysql = “localhost”;
$username = “mysqlusername”;
$password = “mysqlpassword”;
$database = “namadatabase”;

$conn = mysql_connect(“$hostmysql”,”$username”,”$password”);
if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);
mysql_select_db($database,$conn) or die (“Database tidak ditemukan”); >
Penjelasan Script:
a. mysql_connect
digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL. Data mengenai hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah diwakilkan oleh variabel $hostmysql, $username, $password. Penulisannya akan sama dengan:
mysql_connect(“localhost”,”username”,”password”);
b. mysql_select_db
untuk memilih database yang akan digunakan.
c. if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);
jika koneksi gagal dibuat (!$conn), maka akan muncul pesan kesalahan
Setiap operasi PHP yang berhubungan dengan MySQL, akan membutuhkan sintaks diatas. agar lebih mudah, lebih baik disimpan terlebih dahulu dengan nama konfig.php. Jika sintaks tersebut dibutuhkan lagi, maka kita melakukan include terhadap file konfig.php tersebut.
2. Membuat tabel pada MySQL
<?php
include (“konfig.php”);
mysql_query(“CREATE TABLE user (
namadpnVARCHAR(20),
namablkg VARCHAR(20),
negara VARCHAR(20))”); ?>
Penjelasan script:
1. include (“konfig.php”);
perintah include digunakan untuk mengikut sertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah file konfig.php).
2. mysql_query
format umum dari perintah ini adalah mysql_query(string dari query).
mysql_query akan sering dijumpai pada artikel kali ini.
3. Memasukkan data pada tabel
<?php
include (“konfig.php”);
$insert = “INSERT INTO users (namadpn,namablkg,negara)
VALUES (‘Saya’,'Sendiri’,'Indonesia’)”;
mysql_query($insert) or die (“tidak dapat memasukkan data ke tabel”);?>
4 . Menampilkan data dari tabel
<?php
include (“konfig.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result)){
echo “Jumlah data: $numrows <br>”;
echo “Nama Depan: $row[namadpn] <br>”;
echo “Nama Belakang: $row[namablkg] <br>”;
echo “Negara: $row[negara]“;
} ?>
Penjelasan script:
1. mysql_num_rows
digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query (mysql_query).
2. while ( ) {
}
digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada. (dalam contoh diatas: akan menampilkan semua isi dari table).
3. mysql_fetch_array
menampilkan data dari tabel dalam bentuk array
Untuk penggunaan lainnya (hapus, update, dsb) yang berubah hanya string query-nya saja.

Senin, 07 Mei 2012

Mengelola variabel ( isset ( ), unset ( ), empty ( ) )


[ belajar php ] - Mengelola variabel ( isset ( ), unset ( ), empty ( ) )


belajar php - Teknik dasar PHP, dan utnuk belajar php mesti tahu tentang Mengelola variabel. Jika anda belajar php, dipastikan anda selalu akan menemui variabel. Maka dari itu dituntut dalam blajar php, diharuskan bisa mengelola variabel. implemetasi pembuatan kode program php, secara garis besar ada tiga konstruksi bahasa digunakan untuk mengelola suatu variabel, yaitu isset(), unset(), empty()



1. isset
isset() digunakan untuk menyatakan variabel sudah diset atau tidak. Jika variabel sudah diset makan variavel akan mengembalikan nilai true, sebaliknya akan bernilai false


2. unset
unset()merupakan kebalikan dari isset(), yaitu untuk meng-unsetvariabel, dan membebaskan memory yang sudah digunakan.

3. empty
empty(), digunakan untuk memerikasa apakah variabel form tidak dikirim atau tidak berisi data alias kosong. berbeda denagn isset(), yang mengembalikan nilai false pada variabel yang di-unset, empty() akan mengembalikan nilai true

PHP & MySQL "Fungsi/Method"


PHP & MySQL - belajar php : "Fungsi/Method"


PHP & MySQL - Kali Ini akan "belajar php" mengenai Koding "Fungsi/Method". FUngsi, atau method diparadigma objek, adalah blok kode yg dapat di depinisikan kemudian di pangil (di-invoke) dai bagian lain program . Belajar php mesti pelan-pelan, apalagi mengenai "Fungsi/Method". Tahap balajr php ini merupakan tahap dasar yang perlu di mengerti dan dio pahami, guna untuk pengembangan kedepan.

Sebagai pemrogram, kita bisa menganalisa, kapan mesti mengunakan fungsi. contoh nya, untuk kode-kode php yang smaa dan sering digunakan, nah pastinya ini akan mempermudah anda untuk membuat koding. Tapi mungkin ini sulit yang baru pertama untuk belajar php.

/* Mendapatkan Jam dari system dengan format 0-23 */
$time = date("G");
if ($time <12) {
$say = 'Good morning ..';
}elseif ($time < 17 ){
$say = 'Good Afternoon ..';
}else
{
$say = 'Good evening ..';
}

echo $say;
Para pembaca blog "belajar php" kode diatas jika diperlukan kembali akan ditulis lagi, dan ditulis lagi. Agar lebih efisien, maka kode php diatas sebaiknya di pakai "Fungsi/Method" PHP.

function greeting($tNow){
if(!$tNow) return '';
if(!$tNow < 12 ) return 'Good Morning..';
if(!$tNow < 17 ) return 'Good afternoon..';
if(!$tNow >17 ) return 'Good evening..';

}
//memanggil fungsi strlen
echo getLength('Hello');